Google search engine
BerandaAyumajakuningKSP Mitra Jasa : Akan Cairkan 6 Miliar Lebih Tabungan Siswa Di...

KSP Mitra Jasa : Akan Cairkan 6 Miliar Lebih Tabungan Siswa Di Indramayu Pada 11 Juli 2024

CirebonTrend.id – INDRAMAYU – Pihak Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Jasa yang kantor pusatnya di Kabupaten Indramayu mengklarifikasi terkait tabungan siswa yang belum dicairkan.

Klarifikasi tersebut dikarenakan dengan beredarnya video di media sosial (medsos) dan ramainya pemberitaan di media online. Hal tersebut dikatakan Farid Asykari selaku Sekretaris KSP Mitra Jasa.

“Kami dengan ini ingin menyampaikan secara resmi beberapa hal yang perlu di klarifikasi,” katanya. Senin 24 Juni 2024.

Menurut Farid, pihak KSP Mitra Jasa beritikad dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap tabungan siswa dan perorangan.

Ditambah, ada pemberitaan yang menyatakan bahwa pihak KSP Mitra Jasa lepas tanggung jawab dalam persoalan ini.

“Itu tidak benar, sampai saat ini pengurus KSP masih aktif berkantor dan tetap menjalankan aktivitas operasional masyarakat seperti biasanya,” tandasnya

Farid mengatakan, ada juga tersiar kabar di masyarakat bahwa KSP Mitra Jasa mengalami kondisi collapse.

“Itupun tidak benar, malah menurut dinas koperasi di jawa barat, koperasi kami statusnya baik,” tegasnya.

Farid mengungkapkan, saat ini KSP Mitra Jasa masih memiliki saldo atau kas sebesar 148 miliar. Itu termasuk aset koperasi sendiri yang bernilai sekitar 20 miliar dalam bentuk bangunan atau gedung.

“Jadi tabungan atau simpanan para nasabah KSP Mitra Jasa dalam kondisi aman ya,” ungkapnya.

KSP Minta Nasabah Dimohon Tenang

Farid menyampaikan, untuk para nasabah dan khususnya kepada para orang tua siswa yang mempunyai tabungan di KSP Mitra Jasa diharapkan tenang dan bersabar.

“InsyaAllah pada tanggal 11 Juli 2024 akan dicairkan semuanya untuk sisa yang 30 sekolah itu,” ujarnya.

Farid menjelaskan, terjadinya keterlambatan pencairan KSP Mitra Jasa terhadap simpanan siswa sekolah salah satunya karena penarikan tabungan secara serentak.

“Saat penarikan simpanan para nasabah dilakukan secara serentak, sedangkan uangnya kan sedang diputar untuk usaha,” jelasnya.

KSP Mitra Jasa, lanjut Farid, selama ini memberikan kredit usaha terhadap pelaku-pelaku UMKM yang ada di Indramayu, Cirebon, Kuningan dan Majalengka.

“Kami memberikan pinjaman kredit untuk UMKM, usaha kecil, paling besar pinjaman diberikan cuma 10 juta, rata-rata paling 5 juta kita berikan,” paparnya.

Farid menghimbau, kepada para nasabah dan khususnya kepada para wali murid agar bijak dalam menyikapi informasi atau berita yang beredar.

“Kami berharap kepada para nasabah dan khususnya wali murid agar tenang, dan sedikit bersabar, serta bijak dalam menyikapi berita-berita yang beredar,” himbaunya.

“Dari semua nasabah kami, setengahnya itu mantan nasabah dari salah satu BPR yang ada di Indramayu, dan harap di ketahui, kami tidak pernah promosi kepada sekolah-sekolah, mereka datang sendiri kepada kami dan dari tahun 2005 sampai sekarang baru kali ini terjadi permasalahan ini,” pungkas Farid.

Sebelumnya diketahui, para orang tua siswa mengeluhkan tabungan siswa yang ada KSP Mitra Jasa yang totalnya sekitar 19 miliar dari 72 sekolah tak kunjung dicairkan, hingga akhirnya dari pihak KSP saat ini menyisakan 6 miliar dari 30 sekolah yang belum tercairkan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -      

Most Popular

Recent Comments