CirebonTrend.id – INDRAMAYU – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan di sekitar area Kilang pada malam pergantian tahun 2024-2025.
Menurut Area Manager Communication, Relation, dan CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, himbauan ini bertujuan untuk mencegah insiden kebakaran yang dapat dipicu oleh percikan api dari kembang api atau petasan, terutama jenis roket yang dikhawatirkan bisa mengenai area kilang.
“Kebakaran dapat terjadi jika tiga unsur segitiga api terpenuhi, yaitu bahan bakar, oksigen, dan panas. Di Kilang, tangki berisi bahan bakar seperti minyak dan gas dalam jumlah besar, dan oksigen pasti ada, sehingga percikan api harus dihindari,” jelasnya. Selasa, 31 Desember 2024.
Zulkifli juga menambahkan, keamanan dan keselamatan lingkungan sekitar Kilang PT KPI RU VI Balongan sangat penting.
“Kami menghimbau agar masyarakat memahami potensi bahaya yang bisa ditimbulkan, dan ikut serta dalam menjaga keselamatan bersama,” tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, PT KPI RU VI Balongan juga telah memasang spanduk pengumuman di beberapa titik strategis yang dapat dilihat masyarakat sebagai bagian dari sosialisasi.
“Kami berharap spanduk ini dapat mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keamanan, terutama menjelang malam tahun baru,” ujar Zulkifli.
Zulkifli menegaskan, Kilang Pertamina Balongan merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang harus dilindungi untuk memastikan kelancaran operasional produksi bahan bakar minyak (BBM) yang aman dari gangguan dan ancaman pihak luar.
“Kami mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional Kilang, demi menjaga pasokan BBM yang vital bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zulkifli menyebutkan bahwa himbauan ini juga mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian, dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial.
Sebagai tambahan, untuk meningkatkan pengawasan, Pertamina RU VI Balongan juga telah menambah tiga pos penjagaan yang dijaga oleh personel keamanan internal dan melibatkan TNI-Polri, guna mengamankan area kilang dan jalur sekitarnya.
“Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan kawasan sekitar Kilang tetap aman dan terkendali,” tandas Zulkifli.
Dengan langkah-langkah ini, PT Kilang Pertamina Balongan berharap masyarakat dapat ikut serta dalam menjaga keselamatan dan mencegah potensi bahaya yang dapat mengganggu operasional kilang.